![]() |
Penulis, Abd. Wafi, S.H., Mahasiswa Magister Hukum Tata Negara UIN Sunan Ampel Surabaya. (Foto: Media santri NU). |
Suara Time, Kolom - Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Malam ini memiliki keutamaan luar biasa karena menjadi malam diturunkannya Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia. Keistimewaan Lailatul Qadar dijelaskan langsung dalam Al-Qur'an, terutama dalam surah Al-Qadr. Dalam malam ini, Allah SWT memberikan pahala berlipat ganda dan mengabulkan doa-doa hamba-Nya.
Malam Lailatul Qadar terjadi pada bulan Ramadan, terutama di sepuluh malam terakhir, dan diyakini jatuh di malam ganjil, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan. Karena keberkahannya yang begitu besar, umat Muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam ini dengan berbagai amalan kebaikan.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
- Lebih Baik dari Seribu Bulan
Keutamaan utama malam Lailatul Qadar disebutkan dalam firman Allah SWT:
"Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan."
(QS. Al-Qadr: 3)
Jika dihitung secara matematis, seribu bulan setara dengan sekitar 83 tahun dan 4 bulan. Artinya, amalan yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai pahala lebih besar daripada ibadah selama lebih dari delapan dekade. Bagi umat Muslim, ini menjadi kesempatan emas untuk mengumpulkan pahala yang luar biasa.
- Malam Diturunkannya Al-Qur'an
Malam Lailatul Qadar merupakan peristiwa monumental dalam sejarah Islam karena pada malam inilah Al-Qur'an diturunkan pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah:
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan."
(QS. Al-Qadr: 1)
Momen ini menjadi awal dari penyebaran risalah Islam yang menjadi petunjuk bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman.
- Malaikat Turun Membawa Berkah dan Rahmat
Pada malam ini, para malaikat turun ke bumi untuk menyampaikan keberkahan, rahmat, dan kedamaian. Mereka membawa kebaikan dan mengaminkan doa-doa yang dipanjatkan oleh hamba Allah yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Allah SWT berfirman:
"Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan."
(QS. Al-Qadr: 4)
- Malam Penuh Ampunan
Malam Lailatul Qadar menjadi kesempatan istimewa bagi umat Muslim untuk memohon ampunan atas dosa-dosa mereka. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa melaksanakan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
(HR. Bukhari dan Muslim)
- Pencatatan Takdir Tahunan
Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa pada malam Lailatul Qadar, Allah SWT menetapkan takdir tahunan bagi seluruh makhluk-Nya. Artinya, rezeki, jodoh, kesehatan, hingga kehidupan seseorang untuk satu tahun ke depan ditetapkan pada malam ini.
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Meskipun waktu pasti Lailatul Qadar dirahasiakan oleh Allah, Rasulullah SAW memberikan beberapa tanda yang bisa menjadi petunjuk, di antaranya:
-
Malam yang Tenang dan Damai
Udara terasa sejuk dan tidak terlalu panas atau dingin. Malam ini dipenuhi ketenangan dan kedamaian yang dirasakan oleh hati orang-orang yang beribadah. -
Cahaya Matahari Pagi yang Lembut
Setelah malam Lailatul Qadar berlalu, matahari akan terbit dengan cahaya yang lembut, tidak menyilaukan, sebagai tanda keberkahan yang turun pada malam sebelumnya. -
Tidak Ada Suara Bising atau Gangguan
Malam Lailatul Qadar dipenuhi dengan ketenangan alami, tanpa suara-suara bising atau gangguan yang mengusik kedamaian.
Amalan yang Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar
Untuk memaksimalkan malam penuh keberkahan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh. Berikut beberapa amalan utama yang dianjurkan:
- Shalat Malam (Qiyamul Lail atau Tarawih)
Melaksanakan shalat malam menjadi salah satu amalan paling utama di malam Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang melaksanakan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni."
(HR. Bukhari dan Muslim)
-
Membaca Al-Qur'an
Malam Lailatul Qadar adalah waktu terbaik untuk memperbanyak tilawah Al-Qur'an. Karena malam ini merupakan waktu turunnya wahyu pertama, membaca Al-Qur'an akan mendapat pahala berlipat ganda. -
Berdoa dan Memohon Ampunan
Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa yang dianjurkan dibaca pada malam Lailatul Qadar:
"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.)
-
Sedekah dan Berinfak
Menyisihkan sebagian rezeki untuk bersedekah di malam Lailatul Qadar akan dilipatgandakan pahalanya. Sedekah bisa berupa harta, makanan berbuka puasa, atau bantuan lain bagi yang membutuhkan. -
Memperbanyak Dzikir
Memperbanyak kalimat-kalimat thayyibah seperti tasbih (subhanallah), tahmid (alhamdulillah), tahlil (la ilaha illallah), dan takbir (Allahu akbar) dianjurkan pada malam ini. -
I'tikaf di Masjid
Berdiam diri di masjid (i'tikaf) untuk beribadah dan merenungi kebesaran Allah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan, terutama di sepuluh malam terakhir Ramadan.
Kesimpulan
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan, di mana pahala ibadahnya lebih baik daripada seribu bulan. Keberkahan malam ini menjadi peluang emas bagi umat Muslim untuk meraih ampunan, keberkahan, dan kemuliaan di sisi Allah SWT.
Dengan melaksanakan berbagai amalan seperti shalat malam, membaca Al-Qur'an, memperbanyak doa, sedekah, dan i'tikaf, seorang Muslim dapat meraih pahala yang melimpah dan menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
Karena waktu pasti Lailatul Qadar dirahasiakan, umat Islam dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan agar tidak melewatkan malam yang penuh rahmat dan ampunan ini.
*) Penulis adalah Abd. Wafi, S.H., Mahasiswa Magister Hukum Tata Negara UIN Sunan Ampel Surabaya.
Komentar0