![]() |
PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 60 lakukan edukasi Pemilahan Sampah dan pemanfaatan galon bekas. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Malang – Mahasiswa Program Merdeka Mengajar (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 60 menggelar edukasi pemilahan sampah dan pemanfaatan galon bekas di Malang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (13/2) hingga Sabtu (15/2), bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan upaya pengurangan limbah plastik.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pemilahan sampah organik dan non-organik. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah non-organik, seperti plastik, dapat didaur ulang untuk mengurangi pencemaran lingkungan.
“Dengan pemilahan yang benar, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat berkurang, dan barang yang masih bisa dimanfaatkan tidak terbuang sia-sia,” ujar Muhamad Khamdan Aris Muzaqi, koordinator kegiatan.
Selain sosialisasi, mahasiswa juga mengadakan workshop pemanfaatan galon bekas air mineral. Masyarakat diajarkan mengolah galon bekas menjadi pot tanaman melalui teknik pemotongan, pengecatan, dan desain kreatif. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mengurangi limbah plastik, tetapi juga memberikan manfaat estetika bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PMM UMM berharap dapat menumbuhkan kebiasaan memilah sampah dan mendaur ulang di masyarakat. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah kecil dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Komentar0